Purwakarta, dengan slogannya sebagai Purwakarta Istimewa membawa kami kepada realitas baru bahwa ternyata mendidik bukan melulu dengan kemewahan, melainkan dengan memanfaatkan segala sesuatu yang kita bisa temukan di sekitar kita. bagaimana caranya? kami dibuat terperanjat kaget oleh statement sang Bupati, Dedi Mulyadi mengenai impiannya membangun Kabupaten Purwakarta yang membuka pertemuan dalam sambutannya kala 67 Mahasiswa menghadiri acara penyambutan mahasiswa IPB yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata berbasis Profesi (KKN-P) periode tahun 2015 di 3 Kecamatan di Kabupaten Puwakarta , sore itu (28/6). Dedi Mulyadi mengemukakan bahwa Purwakarta akan membangun lewat pendidikan dan pertanian yang akan dikolaborasikan dalam bentuk kurikulum sekolah khas Purwakarta. seolah sejalan dengan misi Mahasiswa yang melakukan KKN-P tahun ini, adalah dengan mengimplementasikan salah satu dari tri dharma perguruan tinggi yaitu pengabdian masyarakat yang disesuaikan dengan keahlian yang didapat sesuai dengan program studi masing-masing. baik tentang Pertanian, Peternakan, dan isu-isu Ekologi Manusia seperti gizi dan kesehatan masyarakat, pendidikan anak, dan pengembangan masyarakat.
Purwakarta berhasil membuat First Impression positif untuk kami. karena setelah penyambutan, mahasiswa-mahasiswi IPB diperkenankan untuk berkeliling ke beberapa lokasi yang menjadi ikon Kabupaten Purwakarta. seperti Situ Buleud, dan Diorama Purwakarta yang menghadirkan napak tilas sejarah Purwakarta dengan berbagai perangkat interaktif. Kabupaten terkecil kedua di Jawa Barat ini berhasil membangun dengan kekuatan lokalitasnya.
KKN-P IPB dilaksanakan selama dua bulan terhitung 29 Juni 2015 hingga 28 Agustus 2015, mahasiswa IPB diharapkan dapat mengabdi kepada masyarakat dengan membawa misi dan program yang disesuaikan dengan keahlian masing-masing serta kebutuhan masyarakat. disebar ke beberapa desa di Kecamatan Plered, Sukatani dan Tegalwaru untuk berbaur bersama masyarakat.
(Wulan Mustika)
No comments:
Post a Comment