Pagi, kali ini saya ingin bercerita tentang instagram. Saya yakin hampir tidak ada yang tidak tahu tempat sharing foto seperti instagram. Saya disini bukan mau menjelaskan instagram itu apa, tetapi saya ingin bercerita tentang makna instagram menurut saya.
Cerita tentang instagram yang menurut saya merupakan sosmed yang cukup sederhana. Hanya posting foto atau video 15 detik ditambah caption sehingga follower bisa "love" dan comment sebagai feedback. Prakteknya di lapangan, seringkali orang mengupload hal-hal bertema tertentu. Seperti ada yang isi instagramnya foto makanan, gambar sketsa, foto-foto pemandangan, dan masih banyak lagi.
Pertanyaannya adalah, apa yang sebenarnya harus dilakukan dengan akun instagram yang saya punya?
Melihat dari penggunaan yang saat ini kebanyakan orang lakukan seperti yang saya tadi tulis di atas membuat saya bertanya lagi kepada diri saya sendiri. Lantas apakah saya harus mengupload foto-foto sapi, domba atau ayam gara-gara saya adalah mahasiswa Fakultas Peternakan? Saya kira tidak, saya tidak ingin saat orang lain melihat akun saya dengan foto profil wajah saya sendiri pada saat dibuka isinya gambar-gambar ternak. Emangnya saya ternak?
Bercerita tentang instagram sendiri saya lebih memaknainya sebagai sebuah representasi diri kita dalam bentuk foto dan video singkat. Jika di ibaratkan mungkin apabila ada diri kita di dunia nyata dengan kelengkapan fisik serta segudang kegiatan yang dilakukan, kita harus punya diri kita secara diigital. Kita harus membatasi tema kita di dalam instagram. Kita bisa dengan bebas mengupload foto makanan, pemandangan, ataupun usaha kita. Selama apa yang kita upload dapat bercerita tentang diri kita.
Setelah saya fikir-fikir, walaupun apa yang kita upload random itu bukan berati kita tidak punya tema untuk akun instagram kita. Tetapi kita punya tema yaitu : diri sendiri. Layaknya orang dengan akun instagram dengan tema makanan, pemandangan, dll. apa salahnya kita punya tema diri sendiri dengan berbagai cerita didalamnya. Layaknya foto album nanti, mungkin anak atau cucu kita bisa lebih tau kita dari akun instagram yang kita punya.
Jadi, sekian sedikit sudut pandang yang saya kemukakan tentang instagram. Perlu di ingat, ini hanya sekedar sudut pandang yang saya buat. Dalam penggunaannya instagram ini sangat tergantung sekali tujuan dari kalian sendiri.
(Kholid Al Fadhil)

No comments:
Post a Comment