Hari ini gw jalan2 kel proyek tol Cisumdawu yang jaraknya sekitar 15 menitan dari rumah. Gw berangkat jam 5.30 wib di hari minggu. Proyek tol Cisumdawu yang gw datengin ini yang ada di daerah Cimasuk, kecamatan Pamulihan. Disini terdapat pasar minggu dari pagi hari hingga menjelang siang.
Rame di Jalanan
Bukan sedikit yang datang kesana. Ini karena lokasi proyek
tol cisumdawu ini berlokasi membelah beberapa dusun sekaligus. Jalan
tol yang lurus dan tidak adanya kedaraan lalu lalang membuat area
proyek tol ini cocok untuk dipakai lari pagi. Kiri kanan yang
masih pesawahan juga membuat tempat ini enak dipake jalan bareng
keluarga. Selain itu, ada pula kegiatan seperti senam untuk orang tua
dan wahana rekreasi untuk anak2. Cocok untuk jalan2 pagi menikmati untuk
sekedar menikmati suasananya. 
Ga Bisa Selamaya di Jalan Tol
Hal yang menurut unik gw disini adalah proyek tol yang asalnya hanya lintasan kosong bisa dijadikan tempat untuk mencari rezeki oleh masyarakat sekitar. Tentu gw tau kalo pasar minggu ini ga bakal bertahan selamanya. Suatu saat proyek tol ini bakalan jadi tol beneran, tempat lalu lalang mobil kecepatan tinggi. Tapi seengganya warga bisa memanfaatkan kesempatan yang ada sebagai momentum untuk menambah penghasilan.
Kebutuhan Ruang di Pedesaan
Di satu sisi gw merasa senang dengan adanya pasar minggu di proyek tol ini, di satu sisi juga gw mulai mikir pasti di satu hari pasar minggu ini hilang. Kalo misalnya gw disuruh buat ngambil pelajaran dari fenomena ini, hal yang paling gw sorotin adalah kebutuhan ruang di pedesaan yang gampang diakses setiap warga dusun. Entah dalam bentuk taman atau lapangan olahraga luas yang bisa dipake kegiatan "seperti" pasar minggu ini.
Tipikal Tempat yang Dibutuhkan Warga Pedesaan
Pasar minggu ini merupakan tipikal tempat yang dibutuhkan warga pedesaan. Tempat seperti ini membuka lahan untuk berjualan untuk mencari uang, tempat rekreasi untuk melepas penat, tempat berolah raga pula untuk kebugaran warga sekitar.




