- Menjaring talenta kepemimpinan dan kewirausahaan untuk memajukan pertanian yang akan ditempa menjadi sarjana-sarjana yang tangguh dan menjadi calon-calon pemimpin bangsa.
- Memperluas aksesibilitas bagi calon mahasiswa untuk dididik menjadi SDM yang mampu menangani ketahanan pangan nasional.
Kegiatan ini menghadirkan tiga spekers yang sudah terkenal karena usaha dan kredibilitasnya, yaitu: Prof. Rhenald Kasali, Ph.D yang merupakan founder dari "Rumah Perubahan" sekaligus guru besar FE UI, Mbak Rizka Romadona sebagai pemilik Lapis Bogor Sangkuriang, dan terakhir adalah Mas Yuri Pratama yang merupakan pelopor budidaya bulu babi. Dengan speakers yang berpengalaman dan sudah berhasil, mereka berbagi banyak pengalaman dan kiat-kiat untuk berhasil.
Prof. Rhenald Kasali, Ph.D yang mengenalkan dua karakter manusia yang saling bertolak belakang yaitu "Constrain Based" yaitu orang-orang yang terkungkung dalam masalalunya dan cenderung sibuk membandingkan diri dengan orang lain. Mereka yang mempunyai kepribadian Constrain Based terkadang lupa dengan potensi yang dia miliki. Karakter ini mempunyai kecenderungan pesimistik. Karakter yang kedua adalah "Opportunity Based" yaitu orang-orang yang selalu optimis dan selalu konsentrasi terhadap setiap potensi diri yang dia miliki. Orang dengan karakter ini pula yang hidupnya selalu bahagia dan gembira karena selalu bersyukur terhadap pemberian tuhan.
Mbak Rizki Romadona sebagai pemilik Lapis Bogor Sangkuriang dan juga finalis Wirausaha Mandiri dari bank mandiri mengingatkan kita bahwa walaupun usaha yang kita jalani gagal, tetapi kita harus terus berusaha dan jangan menyerah. Dia mengalami berbagai kegagalan diawal usahanya untuk menjadi wirausahawan. Dia bahkan pernah mengalami penyitanya motor-motor yang dia miliki oleh debt collector karena tidak bisa melunasi hutang. Tetapi, pada akhirnya dia bisa menjadi sukses dan mempunyai usaha yang besar dengan omset ratusan juta. Dia juga mengingatkan kita bahwa keterbatasan ilmu bukanlah halangan. Itu ditunjukan dengan usahanya di bidang kuliner, sedangkan dia lulusan sarjana teknik elektro.
Mas Yuri Pratama sebagai pioneer budidaya bulu babi memberikan quote yang sangat inspiring yaitu "Mengubah sampah menjadi emas dengan berlian". Maksud dari kalimat ini yaitu, di zaman sekarang ini, sampah bisa menjadi barang yang berharga. Asalkan kita mau berfikir untuk mengubahnya. Seperti pada bulu babi yang dia olah. Bulu babi merupakan sampah sekaligus hama yang bisa merusak terumbu karang. Tetapi Mas Yuri berani berfikir dan mengubah mengubah sampah tersebut menjadi sesuatu yang berkhasiat bagi tubuh kita.
Begitu banyak rangkaian acara dari LES IPB 2013 ini. Mulai dari Grand Launching yang dilaksanakan tadi, 30 Maret 2012 dan beberapa kegiatan lainnya dalam kurun waktu sekitar tiga bulan kedepan hingga wisuda LES dilaksanakan.
Gw berharap dengan adanya program ini, bisa menjadi "pesawat" yang membawa kita sebagai peserta LES menjadi entrepreneur muda dan bisa membuka lapangan kerja bagi orang lain. Sehingga, young entrepreneur for better Indonesia dapat terwujud. Amin
Dibawah ada beberapa foto bocoran kegiatan Grand Launching LES IPB 2013 tadi:



kak mau nanya, kakak masuk ipb jalur UTM?
ReplyDeleteIya dek :)
Deletemenurut kakak UTM lebih susah ga dari SNMPTN tulis?
Deleteterus kalo aku ikut UTM terus keterima (Amin)
nanti wajib ikut kegiatan Grand Launching Leadership and Entrepreneurship School (LES) ? Itu untuk semua Jurusan/Departemen apa pun yg aku ambil?
Menurut saya probadi sih lebih gamang UTM de.
DeleteIya, itu program wajibnya, yang ngebedain jalur UTM sama jalur lainnya.
Iya, semua departemen harus ikut.
Seru ko programnya :)
Dulu sistem tes tentang kewirausahaaan nya,sistemnya gimana ka?
ReplyDeletekurang ngerti pertanyaannya dek.
Deletetapi saya coba jawab,
Jalur UTM harus ikut program ini. Terus kalo tes kewirausahaan/talentanya kaya ngisi psikotes di SMA2 dulu. Jangan takut sama tes talenta, isi aja yang kira2 emang bener ada di diri ade. Ga ada salah bener ko kalo tes talenta menurut saya.
kak mau nanya, program ini setelah jalur utm dilalui kan kak?
ReplyDeleteiya, setelah resmi jadi mahasiswa IPB. :)
Delete